How to Train Your Dragon

by Hiccup Horrendous Haddock III
Translated from Old Norse by Cressida Cowell
Translated to Indonesian by Mutia Dharma
Penerbit Mizan, 2006
254 halaman

Yepp, aku baca versi Indonesianya. Karena kalo beli versi aslinya pasti harganya keterlaluan untuk buku setipis ini (teringat harga serial A Series of Unfortunate Events atau Chronicles of Narnia). Covernya benar-benar menarik, itu di atas gambar over edisi aslinya.

Buku ini semacam autobiografi Hiccup Horrendous Haddock III, putra satu-satunya dan ahli waris Stoick the Vast, kepala suku Viking Hairy Hooligans. Dan semacam buku panduan yang lebih lengkap (dan jauh lebih panjang dan lebih berguna, if I may add) tentang naga dibanding buku karya Professor Yobbish (dengan judul sama) yang digunakan oleh Hiccup untuk melatih naganya. Hiccup yakin bahwa suatu hari, para naga akan bangkit lagi sesudah masa hibernasi mereka yang panjang di dasar laut, dan buku ini tentu akan sangat berguna.

Hiccup bukanlah tipikal pewaris tahta yang tinggi besar dan karismatik. Hiccup berbadan kecil, tidak pandai berkelahi, tidak pernah melakukan sesuatu yang mengesankan, tidak ambisius, and well, he hiccups. In short, he is not a hero, not yet.

Untuk menjadi anggota penuh sukunya, semua anak laki-laki Viking harus menjalani Ujian Penerimaan, yang terdiri dari menangkap anak naga langsung dari their nursery, melatihnya, dan menunjukkan pada para dewan juri kemampuan mereka memerintah naga2 tangkapan mereka. Dan itu adalah dimulainya hari paling memalukan bagi Hiccup. Sementara teman-temannya berhasil menangkap naga-naga keren seperti Naga Monstrous Nightmare (yang begitu keren sehingga hanya boleh ditangkap dan dipelihara oleh anak kepala suku), atau naga Gronckle yang mempunyai perlengkapan senjata berat, atau naga Cerewet, Hiccup hanya berhasil membawa Naga Kebun terkecil yang pernah ada yang bahkan belum tumbuh gigi.

Tidak cukup dengan itu, Toothless (nama si Naga tak bergigi) ternyata sangat menyebalkan dan tidak bisa diatur. oya, Hiccup mempunyai rahasia, yaitu kemampuan bicara bahasa naga (yang sangat memalukan di kalangan bangsa Viking, karena they are not supposed to TALK to their dragons, they are supposed to YELL at them, since dragons are known to be an egocentric creature yang tidak akan berhasil disuruh-suruh hanya dengan being talked to). Hiccup, yang sudah bertahun-tahun menyelidiki segala sesuatu tentang naga, telah menggunakan berbagai cara memotivasi naga (rasa terima kasih, ketakutan, keraksan, kesombongan, balas dendam, lelucon, teka-teki) untuk melatih Toothless untuk menuruti perintahnya, tetapi tidak berhasil.

Ketika tiba Thor’sday Thursday, hari Ujian Penerimaan untuk bertanding dan pamer siapa yang paling berhasil melatih naganya, Hiccup sadar bahwa ternyata harinya menangkap naga kemaren bukanlah hari terburuk dalam hidupnya. Apakah Hiccup akan berhasil lulus ujian atau dia harus dibuang meninggalkan sukunya? Baca sendiri 🙂

Mulanya aku pesimis dengan buku ini, karena terjemahannya tidak memuaskan, semua nama diterjemahkan sih, belum ceritanya yang kekanak-kanakan. Tapi setelah dibaca terus, asik juga: gambar-gambar dan caption yang childish (kelihatannya dibuat dengan tangan kiri or something), bercak-bercak tinta dimana-mana (ini kan sebenarnya catatan harian Hiccup), lembar-lembar yang dirobek dari buku Hiccup yang fenomenal “Naga-Naga Bangsa Viking dan Telur-Telur Mereka“, replika buku “How to Train Your Dragon” karya professor Yobbish (very funny!), adanya tokoh nemesis Snotlout (sepupu Hiccup) yang jauh lebih besar dan kuat, dan tentu saja karakter Toothless sendiri (he is so adorable). Buku ini didedikasikan oleh Hiccup untuk Toothless 🙂

Nice book, buku anak-anak sih, tapi worth to buy lah.
Aku gak sabar pengen beli How to Train Your Viking by Toothless the Dragon.

Advertisements

2 thoughts on “How to Train Your Dragon

  1. Huah…. I Love HICCUP! HICCUP! HICCUP!! Hidup Toothless!!! hehehehehehe

    Aduh, buku satu ini kocak banget, aku suka banget.
    Eh, Little K udah terbitkan kog yang buku keduanya “How To Be A Pirate”, dan memang tetep lucu banget banget banget….

    Kebetulan aku juga dah punya yang buku tiganya “How To Speak Dragonese”, tapi ama jeng Maria yang di Little K (editornya Hiccup series) dimohon jangan bikin spoiler dulu katanya, hehehe, jadi gak diposting di blog deh ,tapi dijamin tetep lucuuuuu banget.

    Terus yang How To Train Your Viking by Toothless the Dragon, hua ha ha ha, lucu banget juga (weh, kemaren kebetulan pas di Singapura, sempet hunting, dan dapat dengan harga yang gak terlalu mahal dibanding kalau beli di Jakarta, hehehehe, asik deh ^.^)

  2. gyaaa… akhirnya ada juga yang senang sama Hiccup 🙂 habis temen2ku pada bingung kenapa aku suka baca Hiccup. wah udah baca yang Train Your Viking ya? buku2 macam ni gak sampe ke Gramedia sini hiks hiks….. mesti nunggu jalan2 ke Jawa dulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s