BookMoocher

bookmooch_card_front.jpgEntah siapa yang memulai duluan, dan saya lupa di forum buku yang mana, apakah di Kafegaul atau sodaranya, Webgaul. Tahu-tahu kami saling merekomendasikan tentang BookMooch di forum. Apaan sih BookMooch? Mooch artinya memperoleh sesuatu tanpa harus membayar, atau meminjam sesuatu tanpa bermaksud mengembalikannya.

Kalian mungkin pernah mendengar tentang PaperBackSwap, BookCrossing, dan ajang tukar-menukar dan kasih-mengasih buku yang lain. Saya sempat jadi anggota BookCrossing, tapi sama sekali tidak aktif. Konsep meninggalkan buku di suatu tempat dengan harapan orang akan memungutnya, membacanya, meregistrasi buku itu di situs BookCrossing dan kemudian meninggalkannya lagi di suatu tempat sama sekali bukan tipikal orang Indonesia. Yang ada tu buku dipungut orang dan dijual. Atau dipungut tukang sayur dan dirobek-robek jadi bungkus cabe *ngilu membayangkannya* Atau ada yang melemparnya ke keranjang sampah karena tu buku robek-robek merana berbulan-bulan gak ada yang mungut. Saya hanya sempat berkenalan dengan salah satu BookCrosser di Indonesia, saya bahkan sudah lupa namanya dan bekas-bekas jejak emailnya juga sudah tidak ada. Waktu itu kami janjian untuk saling pinjam buku saja, cuma tidak pernah terlaksana.

Lalu apakah BookMooch itu sama saja? Tidak. Konsepnya berbeda. BookMooch adalah tempat kita menampilkan buku-buku yang ingin kita berikan, tempat kita menatap sambil ngeces pada list buku orang lain. Dan, ya, buku-buku itu bisa kita minta (mooch) pada orang yang punya dengan gratis tanpa ongkos kirim. Jadi buku itu berpindah tangan memang ke orang yang membutuhkannya. Tentu saja kita juga harus berbuat serupa kalo ada orang drools all over our booklist. BookMooch sangat tepat untuk mencari buku yang susah didapat. Jangan sangka terus orang hanya akan me-list buku yang jelek. Memangnya orang Indonesia hohoho. Setelah lebih dari sebulan di BookMooch saya tercengang dengan list-list orang. Saya kan penggemar buku fantasy, dan yang bersedia memberikan genre ini benar-benar tidak bisa dihitung! Buanyak banget. Saya dibatasi hanya oleh point yang saya punya -sigh- Oke, membingungkan ya? Akan saya jelaskan deh.

bookmooch_card_back.jpgKonsep BookMooch, seperti yang ditampilkan pada halaman depan webnya, cukup sederhana:

  1. Type in the title of the books you want to give away.
  2. Receive requests from others for your books.
  3. Mail your books and receive points.
  4. Ask for books from others with your points.

Nah, sebagai pengoleksi buku seperti saya yang belinya susah payah, memenuhi kriteria ke-1 itu sangat sangat sulit. Buku mana yang mau saya berikan? Tidak ada. Padahal untuk bisa me-mooch buku orang, kita harus punya point. Bagaimana agar kita bisa dapet point?

Kita mendapat point kalau:

  • Me-list buku yang akan kita lepaskan. Tiap buku yang kita list berharga 0,1 point. Hiks, kecil yah. Tapi ini baru me-list aja lo.
  • Kalau ada yang me-mooch buku kita dan kita setuju memberikan buku tersebut, kita mendapat 1 point kalau moocher berasal dari dalam negara yang sama dengan kita, dan 3 point kalau moocher berasal dari negara yang berbeda. Hal ini karena kita kan butuh biaya untuk mengirimkan buku tersebut. Semakin jauh, semakin mahal kan, jadi dia berhak mendapat point lebih tinggi.
  • Kalau kita yang menjadi moocher, setiap buku yang kita mooch dari orang yang senegara dengan kita akan menyebabkan point kita dikurangi 1, dan apabila kita melakukan mooch dari orang yang tidak senegara, point kita dikurangi 2.
  • Begitu kita menerima buku hasil mooch, kalau kita memberitahukan ini di situs BookMooch dan meninggalkan feedback bagi yang mengirimi kita, kita dapat 0,1 point. Omong-omong, kalau feednack dari moocher jelek (negatif), maka jangan harap kita dapet pesenan mooch, akibatnya jangan harap point akan dapat.

Kembali ke hal di atas. Point 1 dari konsep BookMooch adalah yang tersulit. Kalau urusan buku, aku agak posesif. Er, bentar, kalo dipikir-pikir, aku agak posesif untuk banyak hal, alias pelit hohoho. Tapi ada banyak buku yang aku pengen dan susah dapetnya, terutama yang serialnya banyak, seperti serial Wheel of Time oleh Robert Jordan. Mau cari di toko buku impor, selain mahal, juga susah dapat semua seri. Ada alternatif toko buku bekas, tapi yang namanya toko buku bekas ya tentu lebih sulit lagi mencari buku yang kita inginkan. Jadi saya membongkar-bongkar rak buku, memilih-milih. Alhasil ada beberapa buku Indonesia yang saya gak terlalu berat berpisah *halah* dan beberapa buku berbahasa Inggris terjemahan dari bahasa Jepang yang saya tidak berharap akan membacanya lagi. Lagipula, buku-buku Jepang tersebut bisa saya dapatkan dengan mudah dan murah di Periplus, kan sering didiskon. Saya membuat list untuk 21 buku, sehingga saya mendapat 2,1 poin. Yang langsung saya tukarkan dengan Wheel of Time nomor 1 dari Marianne, seorang wanita tua di Minneasota, AS. Ternyata dia tertarik dengan buku-buku Jepang saya. Dan memang ternyata buku-buku Jepang saya laku sekali. Saya berhasil melengkapi serial Wheel of Time saya dari 1-12. Empat dari 12 buku itu saya dapat gratis dari BookMooch. Saya juga dapat salah satu David Eddings di BookMooch.

Ada fasilitas Wishlist, dimana kita segera diberitahu via email kalau ada yang me-list buku yang kita inginkan. Pada waktu kita me-list buku, kita diwajibkan mengisikan ISBN, untuk memastikan edisi yang mana yang benar-benar diinginkan si moocher. BookMooch menggandeng Amazon untuk kemudahan searching ISBN ini. Kalau kita tahu ISBN-nya, kita tinggal masukkan nomor ISBN, maka semua profil buku itu gak usah susah-susah ditulis, sudah dikerjakan oleh Amazon.

Mungkin yang menjadi masalah adalah biaya pengiriman. Mungkin kalian berpikir, sudah ngasih buku, masak kita juga yang bayar ongkos kirim. Percayalah, kalau diitung-itung kita gak rugi. Karena perbandingan buku yang kita dapat selalu lebih banyak daripada yang kita kasihkan. Bagi yang tidak mau rugi, boleh memilih option: hanya akan mengirim ke moocher dari negara yang sama. Tapi tentu saja ini akan membatasi moochers kita, karena berapa banyak sih orang Indonesia yang jadi BookMoocher? Bisa dihitung dengan jari. Saya memilih opsi pengiriman ke mana pun ke luar negeri, dan pada hari pertama daftar saya sudah di-mooch dari US. Ada triknya sih untuk pengiriman. Jangan menggunakan fasilitas TIKI, FedEx, DHL, dsb, karena kan mahal, mereka tidak mau kirim yang lambat, mereka maunya paling lambat seminggu, tentu dengan ongkos yang bikin garis-garis di dahi semakin menetap. Ke kantor pos, kalau kamu salah antri di bagian EMS, habislah sudah, cuma lebih murah sedikit dari TIKI, dan sampainya 10 harian. Sebaiknya pilihlah pengiriman pake perangko, bisa lebih murah. Tentu sampainya mungkin 3-4 minggu, dan ini perlu diberitahukan lebih dulu kepada moochers, apakah mereka bersedia barangnya sampai selambat itu?

Ada cara untuk mengatasi kalau kita pingin buku dari orang luar yang hanya mau mengirim ke moocher dari negaranya sendiri. Sistem yang memungkinkan hal ini disebut dengan Angel Network. Wah jadi ingat Oprah ya. Bagaimana cara kerja sistem ini? Kita mengirim request ke seorang Angel dari Angel list di negara tempat orang yang ingin kita mooch bukunya berada. Angel itu akan me-mooch dari orang itu. Orang itu mengirim buku ke Angel, dan si Angel ini menaruh buku itu di list buku yang akan dia kasihkan. Kita segera me-mooch buku itu, dan Angel itu akan mengirimkan buku kepada kita. Hmmm… baik banget ya. Apa yang didapat oleh Angel ini? Tidak ada, kecuali point.

Pengiriman buku juga harus kita perhatikan, karena kita tahu, kan, biasanya sampul suka robek, basah, dsb, kan sayang buku di dalamnya rusak. Jadi saya biasanya menggunakan padded envelope, yang di Banjarmasin nyarinya susahnya minta ampun, hanya ada di Gramedia, itu pun lecek dan kuning, hanya ada 5 biji lagi dengan ukuran hanya cukup untuk 1 buku. Harganya juga agak mahal. Sesudah saya masukkan ke padded envelope, saya masukkan lagi ke plastik berperekat, lalu dimasukkan ke amplop coklat. Dan banyak lem isolasi di tepi-tepinya. Biar aman.

BookMooch diciptakan dan diurus oleh John Buckman dan istrinya, Jan. Kata John, bila kita suka membaca buku, maka sulit sekali kita menyerahkan buku itu ke orang lain, walau kita tidak akan pernah membaca buku itu lagi. Kalau kita mau memberikan buku, kita maunya buku itu diterima oleh orang yang memang menghargai buku itu.

BookMooch ini bahkan punya slot sendiri di Second Life, dunia virtual itu. Mereka juga punya channel sendiri di mIRC, di irc.freenode.net, dengan nama channel #bookmooch.

Apa buku-buku yang paling diinginkan di jaringan BookMooch? Ini 10 dari Top 100 Most Wanted mereka, pada saat saya memposting tulisan ini.

  1. The Omnivore’s Dilemma: A Natural History of Four Meals by Michael Pollan
  2. The God Delusion by Richard Dawkins
  3. PostSecret: Extraordinary Confessions from Ordinary Lives by Frank Warren
  4. A Thousand Splendid Suns by Khaled Hosseini
  5. Water for Elephants: A Novel by Sara Gruen
  6. I Like You: Hospitality Under the Influence by Amy Sedaris
  7. The Secret Lives of Men and Women: A PostSecret Book by Frank Warren
  8. My Secret: A PostSecret Book (Postsecret) by Frank Warren
  9. Animal, Vegetable, Miracle: A Year of Food Life by Barbara Kingsolver, Camille Kingsolver, Steven L. Hopp
  10. God Is Not Great: How Religion Poisons Everything by Christopher Hitchens.

Tentu saja Frank Warren banyak, dia kan founder-nya PostSecret. Heran, banyak orang mau menceritakan secret-nya ya?

  • Harry Potter and the Deathly Hallows yang edisi ilustrasi oleh Mary GrandPre di nomor 11.
  • Freakomonics di nomor 16.
  • The Secret-nya Byrne di nomor 19.
  • The Book Thief di nomor 22 (aku pengen banget buku ini!).
  • Bukunya Barack Obama yang Audacity of Hope di nomor 23.
  • 1001 Books You Must Read Before You Die-nya Peter Ackroyd. Wah, aku sudah lihat buku ini kemaren di Homerian, ngeces sampai berjam-jam over the book. Homer tidak mau menjualnya 😦
  • Children of Hurin-nya Tolkien di nomor 63.
  • Zombie Survival Guide-nya Brooks di nomor 68.
  • Bukunya Mark Haddon, sesudah buku pembunuhan anjing itu, yang judulnya A Spot of Bother di nomor 72.
  • Bukunya Gaiman ada 2 dan bukunya Murakami ada 4 biji yang masuk.

Judul-judul yang menarik dalam Top 100 itu nih:

  • The Dangerous Book for Boys by Conn & Hal Iggulden
  • Reading Like a Writer: A Guide for People Who Love Books and for Those Who Want to Write Them by Francine Prose
  • An Incomplete Education: 3,684 Things You Should Have Learned but Probably Didn’t by Judy Jones & William Wilson

Dan buku apa yang Most Available (artinya paling banyak mau dilepas orang dan paling sedikit di-mooch)? 10 dari 100 Most Available adalah:

  1. Angel & Demons by Dan Brown
  2. Digital Fortress: A Thriller by Dan Brown
  3. The Da Vinci Code by Dan Brown
  4. The Pelican Brief by John Grisham
  5. Jurassic Park by Michael Crichton
  6. The Firm by John Grisham
  7. Deception Point by Dan Brown
  8. A Time to Kill by John Grisham
  9. The Runaway Jury by John Grisham
  10. Interview with the Vampire by Anne Rice

Hohoho, keempat buku Dan Brown masuk. Dan mungkin orang-orang merasa membaca buku John Grisham cukup sekali. I don’t really like Grisham’s. Di bawah-bawahnya banyak dikuasai oleh John Grisham, Michael Crichton, Anne Rice, Nicholas Sparks. Omong-omong, Rule of Four berada di nomor 52.

Jadi, apakah kamu tertarik menjadi BookMoocher? Ingin membebaskan rak buku kamua sedikit dari beban berat berlebihan yang dia sandang? Buku berdebu tebal di sudut itu mungkin ada yang berminat, lho. Kalau kamu jalan-jalan ke BookMooch, silakan search ID saya: mave. Kali aja ada buku yang ingin kamu mooch 🙂

Advertisements

11 thoughts on “BookMoocher

  1. Min, aku pernah intip2 sih si book mooch, cuma itu dia… aku kan ndak mau melepas bukuku, hi i hi hi hi, maunya cuma dapat, hue he he he he

    Yang sudah masuk rak, tak bisa keluar lagi, wakakakakakak

  2. gara-gara baca postingan Mina tentang bookmooch, aku pun tertarik buat joint. hehehe.. yang paling asyik emang bikin wishlist… tapi, bener banget.. ongkos-nya lumayan :). pertama mau ngirim buku, aku sempat terkaget-kaget. dan, sekarang, sih, aku lagi nungguin hasil ‘mooch’ pertamaku 😉

  3. Pingback: Buku Aliran Sesat (?) « everyday’s tidbits

  4. Wah…mau2!!!!Apa ada buku2 lama juga ya? Komik2 juga?
    Apa bedanya sama Scribd? q udah join di scribd, dan lumayan juga loh…bisa dapet banyak!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s