Keluarga Flood

oleh Colin Thompson
Penerbit Atria (Serambi), Jakarta

Keluarga Flood adalah sebuah keluarga penyihir, terdiri dari ayah, ibu, 7 anak, dan seorang nenek yang sudah dikubur di halaman belakang. Kenapa sang nenek, Ratu Scratchrot, masih disebut-sebut padahal sudah dikubur? Karena dia masih menunggu kedatangan Vessel, sang belahan jiwa. Ya, sang nenek ini kadang keluar sebentar (tangannya) untuk menangkap makanan. Keluarga Flood tinggal di Acacia Avenue nomor 13 (dan 11, kalau kamu sudah selesai membaca buku 1), sebuah rumah bertingkat dua ke atas tanah, dan banyak tingkat ke bawah sampai mendekati perut bumi (sehingga bisa menggoreng telur di lantai paling bawah).

Siapa saja mereka? Sang nenek adalah Ratu di negara Transylvania Waters (bisa dicapai dengan berkuda 4 minggu dari batas terjauh Transylvania, lalu belok kiri di Lembah Maut dan jalan terus sampai melewati Lengkungan Kegelapan), namun memutuskan untuk meninggalkan negaranya untuk mengiringi perjalanan puterinya, Mordonna dan suaminya, Nerlin (kasta Manusia Kotor yang pekerjaannya adalah membersihkan gorong-gorong di bawah WC).

Putera-puteri keluarga Flood adalah:

  • Valla, manusia tengkorak pucat yang hobinya minum darah (selalu digambarkan sedang menyeruput dari tali infus yang terpasang pada kantong darah di tiang infus), bahkan sejak dia lahir. Dia satu-satunya putera Flood yang sudah bekerja, sebagai manajer bank darah di kota tempat mereka tinggal. Dia ini karakter favoritku dalam serial ini, selain Vessel.
  • Satanella, seorang, eh, seekor anak perempuan berwujud anjing sejak sesaat sesudah dilahirkan. Sebenarnya neneknya bisa saja mengembalikannya ke wujud semula, tetapi Satanella beranggapan bahwa dunia anjing jauh lebih menarik, karena dia bisa menjilat tempat-tempat di badannya yang tidak bisa dilakukan manusia. Dia juga bisa mengejar-ngejar ekornya.
  • Merlinmary, seorang anak yang tidak diketahui jenis kelaminnya, karena tubuhnya berbulu lebat, termasuk matanya, yang kalau disentuh akan menyengat kita dengan aliran listrik. Ya, bahkan Merlinmary-lah yang mencharge listrik di rumahnya. Setiap malam, dia tidur dengan mencolokkan jarinya ke steker (kalian tidak boleh melakukan ini di rumah, er, di mana pun).
  • Winchflat, anak laki-laki jenius, yang sudah cerdas bahkan sejak dibuat (secara harfiah) di bak di ruang bawah tanah.
  • Morbid dan Silent, si kembar, yang juga dibuat di ruang bawah tanah dengan menambahkan cermin. Mereka berdua berbicara satu sama lain dengan telepati. Hanya Morbid yang berbicara, sedangkan Silent hanya mengiyakan, karena toh apa yang akan dikatakannya sama dengan apa yang dikatakan Morbid.
  • Betty, puteri terakhir, adalah satu-satunya anak yang kelihatan normal, dan satu-satunya anak keluarga Flood yang bersekolah di sekolah biasa. Yang lainnya bersekolah di sekolah sihir di Patagonia.

Keluarga Flood diceritakan dalam serial (penerbitan di Amerika ditulis dengan judul dan ilustrasi yang berbeda) terdiri dari:

  1. The Floods: Neighbours
  2. The Floods: Playschool
  3. The Floods: Home & Away
  4. The Floods: Survivors
  5. The Floods: Prime Suspect
  6. The Floods: The Great Outdoors
  7. The Floods: Top Gear
  8. The Floods: Better Homes & Gardens
  9. The Floods: Family Ties (Picture Book)

Yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia baru yang nomor 1, 2, dan 3.

Keluarga Flood: Tetangga Menyebalkan
Judul asli The Floods: Neighbours
Penerjemah Shinta Harini
Diterbitkan tahun 2007
ISBN 9789791112178
183 halaman

Buku pertama ini terjadi di rumah keluarga Flood di Acacia Avenue nomor 13. Tetangga mereka, keluarga Dent, Tuan dan Nyonya Dent, serta anak-anak mereka Tracylene dan Dickie, adalah tetangga yang menyebalkan. Suara-suara keras tidak henti-hentinya terdengar, sehingga konsentrasi setiap anggota keluarga Flood terganggu, mengakibatkan banyak masalah terjadi di rumah mereka. Ketidaksukaan mereka dibalas dengan rasa benci juga dari pihak keluarga Dent. Dickie adalah teman sekelas Betty, dan kebenciannya pada Betty, adalah awal dari kejatuhan keluarga Dent.

Walaupun katanya buku anak, menurutku buku pertama ini sangat brutal dan sadis (bahkan bagiku, yang hobinya nonton Battle Royale dan Oldboy), sehingga kurasa serial ini hanya cocok untuk young adult, atau bahkan adult. Oh ya, deskripsi banyak hal dalam buku ini menjijikkan, sebaiknya tidak usah kurinci di sini *membuang isi ember bekas muntahan* Bintang 3 dari 5 untuk buku ini. Untungnya aku sudah membeli ketiga buku ini sekaligus (terimakasih buat Ida untuk diskonnya), sehingga aku bisa lebih menghargai serial ini sesudah membaca lanjutannya.

Keluarga Flood: Sekolah Sihir
Judul asli The Floods: Playschool
Penerjemah Shinta Harini
Diterbitkan tahun 2007
ISBN 9789791112185
224 halaman

Semua kejadian di buku ini berlangsung di sekolah sihir Quicklime College di Pegunungan Patagonia. Segala makhluk sihir bersekolah di sana, dalam berbagai bentuk aneh, bahkan dalam bentuk binatang tidak jelas seperti Satanella. Tidak heran guru-gurunya juga bervariasi bentuknya. Nemesis anak-anak Flood kali ini adalah Orkward Warlock. Anak ini mempunyai bentuk yang kurasa sebenarnya didisain untuk menimbulkan rasa kasihan (karena jeleknya minta ampun, sehingga orang tuanya sendiri pun bersedia membayar asal anaknya tetap di sekolah bahkan waktu liburan sekali pun), namun sesudah membaca tingkah-lakunya, rasanya diriku sendiri kepingin menyeret anak ini di tanah memakai kereta kuda. Tokoh yang perlu dikasihani di sini justru si Katak (anak penyihir berbentuk katak), serta Narled (makhluk berbentuk tas koper) dan keluarganya.

Kurikulum di sekolahnya menarik sekali, anak-anak dipersilakan memilih pelajaran yang mereka sukai atau butuhkan, asalkan dalam sehari ada 4 mata pelajaran. Student-centered yang sebenarnya. Beberapa contoh mata pelajaran yang diberikan adalah Teknik rekayasa genetika (Winchflat banget), Ilmu Menghilang, Olahraga sampai Sakit, Lalat dan posisi mereka dalam kehidupan kita, Ekonomi dan bentuk-bentuk lain perampokan, serta Elokusi dan melolong. Deskripsi pelajarannya benar-benar hilarious.

Buku ini sangat lucu, dan berkurang sadisnya, yah, walau kalau sudah berurusan dengan Orkward, tidak hanya anak-anak Flood, aku pun siap memotongnya tipis-tipis. Aku beri bintang 4 dari 5.

Keluarga Flood: Asal Usul Keluarga Flood
Judul asli The Floods: Home & Away
Penerjemah Ferry Halim
Diterbitkan tahun 2008
ISBN 9789791112192
239 halaman

Berbeda dengan buku lainnya, lokasi cerita buku ini berpindah-pindah terus. Mulai dari negara Transylvania Waters, awal semuanya, sejak Mordonna bertemu dengan Nerlin, dan berakhir di Acacia Avenue nomor 13. Perjalanan mereka dipacu oleh kejaran utusan Raja Quatorze, yaitu 3 mata-mata terhebat Strain, Cliche, dan Ooze, serta Pembisik Maut. Dalam perjalanan, Ratu Scratchrot, Mordonna, Nerlin dan anak-anak mereka, ditemani oleh tokoh penasihat Ratu bernama Vessel, yang berjubah a la Ku Klux Klan, dan membawa tongkat dari pohon mati dengan sarang burung di atasnya, tempat tinggal burung gagak kesayangannya, Parsnip. Susah sekali untuk tidak menyukai Vessel, karena kesetiaan dan kecintaannya yang tiada batas untuk Ratu, melihat Ratu kelihatan cantik saja dia pingsan (dan akan memukuli siapa saja yang ikut pingsan melihat kecantikan Ratu, karena hanya dirinya yang boleh pingsan karena Ratu). Vessel adalah tokoh favoritku juga dalam serial ini.

Buku ini menceritakan segalanya, mulai pertemuan Mordonna dan Nerlin, asal-usul anak-anaknya yang colourful, sampai mengapa mereka harus tinggal di Acacia Avenue. Tidak lagi terlalu menjijikkan, dan kadar kesadisannya begitu rendah. Bintang 4 dari 5 untuk buku ini.

Ah, aku ingin buku-buku lainnya diterjemahkan!
Quote dari situs Colin Thompson (buat kalian yang sudah membaca buku 1, this pun is intended): “Be a fridge, be very a fridge….”

Penulis Inggris ini membuat ilustrasi untuk buku anak-anak, dan menulis buku-buku lain untuk anak-anak dan sebuah novel untuk dewasa bergenre sci-fi dengan cerita yang sama frakturnya dengan keluarga Flood.

Pics paling atas dari situs Colin Thompson untuk Keluarga Flood

Advertisements

7 thoughts on “Keluarga Flood

  1. Pingback: Keluarga Flood « annova

  2. Pingback: Keluarga Flood « Book’s Reader

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s