Daftar Buku 2010

Tahun 2010 sudah lewat, janji untuk membaca 50 buku tahun ini (di luar komik dan graphic novels) tidak tercapai ternyata. Hanya sanggup 40 buku. Dua yang terakhir bahkan dibaca pada malam Tahun Baru sebelum jam 00.00. Bulan September sampai November aku tidak membaca buku sama sekali di luar buku untuk pekerjaan. Janji untuk mereviewnya juga tidak tercapai juga, sungguh mengecewakan. Terakhir menulis review buku itu (di luar review pendek-pendek di Goodreads dan di Forum Buku KG) adalah pertengahan Januari lalu, tentang The Naked Traveler.

Tapi untungnya, karena tahun ini ikut 50 Books Challenge-nya KG, thread yang dibikin Luag, setidak-tidaknya aku punya catatan buku apa saja yang sudah kubaca, beserta ratingnya.

Ini dia daftarnya  (beserta link ke review yang kubuat di Goodreads):

  1. Jampi-jampi Varaiya – Clara Ng (3/5)
  2. Tea for Two – Clara Ng (3/5)
  3. Unbelievable – Winna Effendi (2/5)
  4. My Stupid Boss 2 – chaos@work (2/5)
  5. Dewey, the Small Town Library Cat who Touched the World – Vicky Myron + Bret Witter (4/5)
  6. Good Omens – Neil Gaiman & Terry Pratchett (5/5)
  7. The Leap – Jonathan Stroud (3/5)
  8. The Naked Traveler 2 – Trinity (4/5)
  9. Doa Ibu – Sekar Ayu Asmara (3/5)
  10. The Mysterious Benedict Society & the Perilous Journey – Trenton Lee Stewart (edisi terjemahan) (3,5/5)
  11. In the Miso Soup – Ryu Murakami (edisi terjemahan) (2/5)
  12. The Eternity – Douglas Preston & Lincoln Child (edisi terjemahan) <– ternyata judul aslinya Cabinet of Curiosities (Pendergast series #3) (4/5)
  13. Hoot – Carl Hiaasen (edisi terjemahan) (3,5/5)
  14. Kumpulan Budak Setan – Eka Kurniawan, Indah Paramadhita, Ugoran Prasad (1-3/5, 2-3/5. 3-4/5)
  15. The Growing Pains of Adrian Mole (Adrian Mole #2) – Sue Townsend (4/5)
  16. Tiga Venus – Clara Ng (1/5)
  17. The Phantom of the Opera – Gaston Leroux (edisi terjemahan) (3/5)
  18. Ingo (Ingo #1) – Helen Dunmore (edisi terjemahan) (3/5)
  19. The Marriage Bureau for Rich People – Farahad Zama (edisi terjemahan) (3,5/5)
  20. Lord Loss (Demonata #1) – Darren Shan (edisi terjemahan) (4/5)
  21. Demon Thief (Demonata #2) – Darren Shan (edisi terjemahan) (4/5)
  22. Artemis Fowl #4: The Opal Deception – Eoin Colfer (5/5)
  23. Artemis Fowl #5: The Lost Colony – Eoin Colfer (4/5)
  24. Witch (Wicked #1) – Nancy Holder & Debbie Viguie (edisi terjemahan) (3/5)
  25. Shadowland (The Mediator #1) – Meg Cabot (edisi terjemahan) (4/5)
  26. Hutan Larangan – Matt Haig (edisi terjemahan) (4/5)
  27. Ninth Key (The Mediator #2) – Meg Cabot (edisi terjemahan) (3,5/5)
  28. Emily the Strange #1: The Lost Days – Rob Reger & Jessica Gruner (5/5)
  29. Slawter (Demonata #3) – Darren Shan (edisi terjemahan) (3,5/5)
  30. Men at Arms – Terry Pratchett (5/5)
  31. Outrageous – Moemoe Rizal (2/5)
  32. Ghostgirl #2: Homecoming – Tonya Hurley (edisi terjemahan) (3,5/5)
  33. The Fifth Elephant – Terry Pratchett (4/5)
  34. Night Watch – Terry Pratchett (6/5)
  35. Guards! Guards! – Terry Pratchett (4/5)
  36. Artemis Fowl #6: The Time Paradox – Eoin Colfer (3,5/5)
  37. Gossip Girl #1 – Cecily von Ziegesar (edisi terjemahan) (4/5)
  38. Fly by Night – Frances Hardinge (edisi terjemahan) (3,5/5)
  39. How to Cheat A Dragon’s Curse (Hiccup #6) – Cressida Cowell (edisi terjemahan) (4,5/5)
  40. Alvin Ho: Allergic to Girls, Scools, and Other Scary Things (Alvin Ho #1) – Lenore Look (edisi terjemahan) (3,5/5)

Dari daftar di atas, ternyata tahun ini:

  • Diriku ternyata lebih banyak membaca fiksi *sok kaget*. Buku nonfiksi satu-satunya yang kubaca adalah Dewey.
  • Buku fiksi yang kubaca berdasarkan genre: fantasi (35%), chicklit (12,5%), horor/sadis (12,5%), teenlit (10%), romance, drama & life of adult (7,5%), young adult fiction (7,5%), humor (2,5%), traveling (2,5%), adventure (2,5%), thriller (2,5%), dan klasik (2,5%).
  • Hanya 30% yang kubaca dalam bahasa aslinya, bahasa Inggris tentunya (gak bisa bahasa lain). Sebagian besar adalah dari serial Discworld-nya Pratchett, one of my most favourite serials from most favourite author.
  • Buku karya penulis lokal yang kubaca tahun ini lumayan banyak: 20%, sebagian besar adalah chicklit dari serial Glam Girls, dan beberapa buku Clara Ng. Yang menyenangkan, salah satu buku lokal yang kubaca itu adalah kumpulan cerpen, tribute untuk Abdullah Harahap, penulis horor-jorok-sadis dari jaman aku masih kecil, yang buku-bukunya justru aku hindari, dulu. Sekarang kok ada hasrat aneh pengen mengoleksi, heuheuheu. Baru ketemu satu buku Abdullah Harahap kemarin di Togamas, langsung ambil 😀
  • 40% di antaranya adalah bagian dari serial (di luar Glam Girls, yang sulit diurutkan karena banyaknya side books-nya; dan di luar Discworld, yang subserialnya sebenarnya ada urutannya, walau bisa dibaca secara terpisah). Sebal gak sih sekarang semua buku bersambung? Kelihatannya sekarang semua penulis membuat buku dengan rencana bakal bikin sekuel (atau bahkan prekuel) di dalam kepala mereka. Yah bukan gak suka sih, cuma beberapa serial hanya bisa didapat kalau sudah diterjemahkan. Payahnya, penerbit sekarang bisa saja mendadak berhenti menerjemahkan suatu serial karena penjualan yang seret, padahal serialnya sendiri bagus. Yah, kadang memang serial tertentu mempunyai niche atau fanbase yang sangat spesifik, yang mungkin jumlahnya sedikit di Indonesia, atau yang jumlahnya sudah sedikit itu tidak membeli buku karena satu atau lain hal (sudah baca ebooksnya, uang terbatas, cukup menyewa di rental buku, pinjam dari teman, dsb). Itu tuh, serial Wheel of Time kan diterjemahkan, padahal aslinya saja ada 14 dan masih belum selesai, dengan genre high fantasy seperti ini (apalagi kalau -kalau lho yah- penerjemahan/editingnya buruk), dan gaya belanja orang Indonesia, aku ragu bakal laku. Promosinya juga tidak terdengar, berbeda sekali dengan promosi Twilight, misalnya.
  • Rata-rata diriku memberi rating 3.6/5. Rating yang terendah adalah 1/5 untuk Tiga Venus-nya Clara Ng, dan yang tertinggi adalah 6/5 (boleh dong heuheuheu) untuk Night Watch-nya Pratchett. Night Watch itu juga aku nobatkan sebagai buku terbaiknya Pratchett dari serial Discworld, walau diriku baru baca sebagian kecil saja dari serial ini. Night Watch begitu indah dan mengharukan, merupakan bagian dari subserial “City Watch“, versi parodi polisi atau malah FBI, subserial yang banyak bermain dengan intrik politik.
  • Penulis terbanyak yang aku baca bukunya tahun ini adalah Terry Pratchett (12,5%), lalu Clara Ng, Darren Shan dengan serial Demonata-nya (yang omong-omong lambat banget sih lanjutannya diterjemahin!), dan Eoin Colfer dengan serial Artemis Fowl-nya (masing-masing 7,5%). Bisa dibilang juga bahwa buku terbanyak yang kubeli tahun ini adalah karya Terry Pratchett, gara-gara tahun ini keseringan ke Jakarta dan nginep di tempat yang terlalu gampang buatku untuk mengakses Plaza Senayan, yang artinya sering ngiler di Kinokuniya.
  • Satu serial yang aku tidak sangka ternyata bagus adalah Pendergast series, sayang diterjemahkan oleh Dastan cuma satu itu sepertinya. Mencari buku aslinya juga tidak gampang kelihatannya. Cabinet of Curiosities yang kubaca di atas bener-bener bikin yang baca ketakutan dan penasaran, apa yang akan terjadi selanjutnya?
  • Walau dapat rating 3/5, perlu disebut nih The Leap, karya Jonathan Stroud, the creator of our beloved Bartimaeus. Horor banget ni buku, walau kelihatannya seperti buku anak-anak. Ada beberapa buku sadis di list di atas, yah, tentunya serial Demonata, begitu penuh darah dan memuaskan banget buat pencinta gore. Terjadi pada anak-anak lagi. Dan o-em-ji, tokoh kriminalnya adalah iblis yang suka main catur! I told you that game is evil, Mom! (Mom adalah pencinta catur). Lalu In the Miso Soup-nya Ryu Murakami, ya Tuhan aku tidak tahu buku ini maunya apa. Sangat lambaaaaaan sekali sampai separo buku (mana ini terjemahan pula kan), eh tahu-tahu penuh darah dan sadis (bahkan sexually) di tengah-tengah buku. Tanpa alasan jelas (atau otakku yang tidak sampai). Miso Soup ini dipinjemin oleh my student yang kebetulan juga my fellow gory movie watchers. Beberapa cerpen di Kumpulan Budak Setan juga sadis, men, apalagi yang bikinan Ugo Prasad-nya Melbi (yay, I adore you!) dan Indah Paramadhita. Lalu Hutan Larangan-nya Matt Haig, buku ini sama sekali tidak terkenal, tapi menurutku lumayan sadis, dan harusnya bukan buku untuk anak-anak. Pixie imut yang memberimu sup yang bisa meledakkan kepalamu, monster yang membuat lubang-lubang jebakan di tanah kemudian membakar anak-anak, monster yang akan mengunyah kepala siapa pun yang tidur di perutnya yang empuk, dan lain-lain.
  • Aku selalu suka buku tipe-tipe ala catatan harian tentang bagaimana agar bisa fit in. Adrian Mole adalah salah satunya. Tahun-tahun lalu, genre ini diwakili oleh Diary Putri Raja, atau cerita cewek mata-mata itu (lupa terus judul dan nama tokohnya, itu loh, yang covernya gambar pinggang sampai kaki yang dibalut rok SMA dan kaos kaki panjang). Tahun ini, juga ada Emily the Strange, dan bisa dibilang Alvin Ho juga.
  • Dari segi perolehan buku dari mana, lima (12,5%) di antaranya adalah buku hadiah, yaitu Good Omens (thanks to Miss Antie), Dewey (thanks to B), Phantom of the Opera (thanks to Penerbit Serambi), Witch aka. Wicked #1 (thanks to Penerbit Matahati) dan salah satu dari Artemis Fowl itu (thanks to Ami), cuma lupa yang mana, hahaha. Kemudian lima (12,5%) buku adalah buku pinjaman (hahaha, kayak yang kekurangan buku aja di rumah), tentunya 2 dari Artemis Fowl series, In the Miso Soup, Cabinet of Curiosities, dan Gossip Girl. Dan terakhir, tiga (7,5%) di antaranya dibeli dalam bentuk used books, yaitu The Leap, Hoot, dan Men at Arms.

Kalau kamu? Apa saja bacaanmu tahun 2010?

Gambar di atas diambil dari situs Atmac.

Advertisements

2 thoughts on “Daftar Buku 2010

  1. Hai, salam kenal!
    Gak pa pa gak tercapai, yg jelas dengan ikutan book challenge bacaan kita akan ter-record ya. Bagus juga idenya dengan membuat daftar dan statistiknya. Gimana th 2011? Ikutan book challenge lagi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s