Memperkenalkan DailyLit

walking-with-cell-phones

Sebagian besar dari kita (diriku termasuk) berkeluh kesah tentang kesulitan menyelesaikan membaca 1 buku. Alasannya macam-macam selain the obvious (bukunya jelek), gak ada waktu, gak ada buku buat dibaca, malas bawa buku cetak kemana-mana. Tapi kok punya waktu untuk mengecek FB atau WA di henpon, bahkan mau berjam-jam terlibat diskusi panas tentang topik yang kita sangat ingin seluruh dunia tahu pendapat kita.

Atau dirimu ingin sekali-sekali selesai membaca buku klasik yang kata orang bagus tapi kita gak sanggup membacanya karena terlalu tebal?

Tidak bisa melepaskan diri dari henpon atau gadget elektronik lainnya yang pake layar, walau sebentar saja?

Apakah dirimu punya waktu 15 menit untuk dialokasikan dalam sehari? Yap, 15 menit saja.

Kalau jawabannya Ya, mari kita berkenalan dengan DailyLit. Sebenarnya sudah lama layanan ini ada. Diriku lupa tahun berapa ya. Jadi DailyLit ni adalah layanan gratis untuk membaca buku 15 menit dalam sehari.

Situs ini akan mengirimkan 15-minutes-worth of reading text ke inbox email kita setiap hari atau setiap 2 hari atau mau hari tertentu saja dalam seminggu, silakan atur sendiri. Waktu pengirman bisa kita ubah kapan pun, misalnya lagi sibuk, diperjarang. Lagi gak gitu sibuk, dibikin tiap hari. Mau liburan dan gak ada akses internet selama traveling, bisa di-pause. Jumlah kata untuk setiap kali pengiriman juga bisa kita pilih, mau yang Short (1000 kata), Medium (2000 kata), atau Long (3000 kata). Tentunya ini akan menentukan kapan bukunya selesai. But we are not in a hurry, aren’t we? Goal-nya di sini adalah selesai 1 buku, bukan selesai dalam waktu cepat. Trus misalnya kalo kiriman hari ini kita baca trus bagian akhir text-nya bikin penasaran dan mau baca lanjutannya hari itu juga, tinggal pilih Next Installment, dan text berikutnya akan dikirim. Diriku sih memilih bersabar, karena dalam jangka panjang, regularitas dan delayed gratification seperti ini akan lebih menjamin ketertarikan kita dan kita bisa membaca buku sampai selesai.

Nah, bagaimana dengan pilihan buku yang tersedia? Karena gratis, tentunya banyak classics, kesempatan untuk membaca buku yang tidak mungkin dirimu baca dalam kondisi normal, seperti the very long Don Quixote-nya Cervantes, the unabridged War and Peace atau Anna Karenina-nya Tolstoy, atau the boring 100 Years of Solitude-nya Marquez yang kata orang bagus tapi diriku gak pernah bisa menyelesaikannya.

Selain classics books, yang kontemporer juga ada, dan gratis. Yang berkesan banget buatku adalah bukunya Cory Doctorow: Someone Comes to Town, Someone Leaves Town. Baca deh reviewku di Goodreads, the craziest book I ever read. Genrenya juga cukup luas: SF/F, misteri, horror, romance, coming of age, buku anak, humor/satire, nonfiksi, sampai banned books. Banyak juga short stories. DailyLit juga punya koleksi DailyLit Originals, jadi semacam serial TV original Netflix gitu: karya penulis khusus untuk dibaca dalam bentuk DailyLit, dan dikirim sekali seminggu.

Dalam waktu dekat, apps-nya akan ada di Android, sedangkan buat IPhone sudah ada sejak 2014 lalu.

Jadi, bener-bener tidak ada alasan lagi untuk tidak membaca buku kalau kita masih punya kebiasaan kepingin memegang henpon setiap berhenti berjalan atau setiap duduk di meja di tempat makan atau di tempat kerja. Kalau dirimu lagi antri panjang di kasir saat belanja mingguan, tinggal buka email, pas selesai baca, pas sampe depan kasir. Kalau dirimu naik public transport selama setengah jam, separo waktu browsing foto Instagram orang, separo waktunya bisa buat membaca buku.

Have fun 🙂

Foto diambil dari situs ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s